Menjadi ‘Sarereiket’ Dalam Novel Burung Kayu – Tjak S. Parlan

Judul: Burung KayuPenulis: Niduparas ErlangPenerbit: Teroka (Cetakan I, Juni 2020);Tebal: 174 halaman Novel Burung Kayu dibuka dengan muturuk—sebuah ritual menari yang terdapat dalam rangkaian pengukuhan seorang sikerei (penyembuh/tabib). Penulis tidak hanya membuka pintu gerbang seraya mengucapkan, “Selamat datang di Bumi Sikerei,” seperti para agen wisata, atau seperti kata penyambutan yang terpampang pada gapura selamat datang […]

Dan Ia Lantas Tertawa – Yoga Palwaguna

Aku berangkat. Kutinggalkan Doni yang sudah lelap. Lelah sekali dia nampaknya. Libur panjang memang selalu menguras tenaga. Kayak ngasih makan satu negara—begitu dia biasa mengeluh padaku. Jika aku sedang tenang, aku akan menyuruh dia berbaring kemudian memijitinya. Berbeda jika aku juga sedang tak kalah lemas. Aku akan membalasnya dengan keluhan yang sedikit menyebalkan: Padahal aku […]

Pisau – Risen Dhawuh Abdullah

Kembali terjadi! Istriku merebut paksa benda yang kupegang.  Kami berdua sedang duduk di ruang makan. Sekarang waktunya mengisi perut. Jarum pendek di jam dinding menusuk tepat ke angka delapan. Malam bergerak cepat di luar. “Papa, kok masih saja pakai pisau, sih? Sepertinya Mama perlu membawa Papa ke psikiater?” ucapnya. “Mama yang gila, jelas-jelas yang Papa […]

Lelaki yang Tak Menuntut Kesetiaanmu – Rizka Nur Laily Muallifa

Ribuan hari lalu, kau diam-diam mengirim sekuntum puisi ke saku celananyaDan tak pernah tahu apa yang ia temukanSebab ia tak pernah mengatakan apa-apa Hari-hari selanjutnyaIa hanya datang dalam bentuk tulisan seriusMemintamu berpendapat tentang pikiran dan telaah-telaahnya Dulu kau mengira ia hanya tak sempat memikirkan hal-hal romantiskarena terlalu asyik di kebun kata-kataKini, dugaan itu kau rasa […]