Tangis Pertama di Tepi Sungai Musi – T Wijaya
Puisi, edisi 387 Februari 2025 Palembang basah. London dingin. Aku lahir. Ian Gillan meratap; Sweet child in time. You’ll see the line. The line that’s drawn between. Good and bad. Sungai Musi memasuki 9.344 tahun. Aku menangis. Kudengar Nyimas Halimah menggadaikan giwang leluhurnya. Seperti melompat. Ikan-ikan terbang. Terlihat baik, dan mungkin buruk. Palembang lapar. London […]