Penulis Edisi 153

Han Gagas, lahir dengan nama Rudy Hantoro dan tamat dari Geodesi UGM Jogjakarta. Karyanya antara lain dimuat Koran Sindo, Majalah Gong, Solopos, Pawonsastra, Joglo, antologi Cinta Pertama. Tahun 2007 menang sayembara cerpen Komunitas Senja, Fakultas Sastra, Universitas Andalas, Padang. Buku kumpulan cerpennya Jejak Sunyi segera diterbitkan. Amir Ramdhani tinggal di Depok, masih kuliah di Universitas […]

Gadis Yang Selalu Duduk di Kursi dan Memandang ke Luar Jendela

Han Gagas Saat itu, aku tertegun, memandangmu, wajah mempesona yang sendu. Kau duduk di kursi memandang ke luar jendela, seakan ingin melemparkan hasrat hidupmu di sana. Berteman dengan kebebasan burung-burung atau angin yang berhembus kemana saja. Wajahmu putih nampak pucat –aku ingin membasuh mukamu dengan air hangat dan handuk tebal yang empuk- dan bibir tipis […]

Jejak Duka

Han Gagas Memang, hidup begitu nelangsa. Apalagi saat itu, saat revolusi menjadi panglima. Revolusi yang tiba-tiba merebut suamimu atas nama perang melawan antek neokolim, Malaysia. Revolusi yang tidak hanya memisahkan kalian tapi juga mengabarkan hal paling buruk sepanjang hidupmu. Batinmu yang belum pulih benar melepas kepergiannya tak sampai sebulan, harus ditikam lagi oleh kabar duka […]

Penulis Edisi 150

Han Gagas, cerpennya pernah dimuat Koran Sindo, Majalah Gong, Solopos, dan antologi cerpenis terpilih Joglo (Taman Budaya Jawa Tengah), antologi Cinta Pertama. Pernah menang sayembara cerpen 2007 yang diadakan Komunitas Senja, Fakultas Sastra, Universitas Andalas, Padang. Buku kumpulan cerpennya “Jejak Sunyi” segera diterbitkan. Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Rinto Sepriadi dan Poniman, murid SMAN […]