rindu jauh
:entah pada siapaku beri kabar gembirabahwa betapa kau jauh tak tersentuhsungguh rinduku oh sungguh aku masih selalu menyimpan juta rinduwalau jauh23052007
hilang
:ku lenyap bersama leleh waktuketika kau melangkah pergimenuju senja paling jauh25052007
musim ini
:aku kembali terbuaisemu mimpi cintamu08072007
jika sepi itu
Ken Fitria:kau,akan kupeluksejuta senyumpada ribu kisah sendupada ribu kasih bernama rindu07082007
Tentang Penulis Edisi 146
M Arpan Tahman, pegiat Fokus Grup Diskusi Membaca Indonesia dan kerap menulis di media massa, tinggal di Palembang.Ronny P. Sasmita, lahir di Lubuk Basung , Sumatera Barat, dan kini sekolah di Universitas Pajajaran Bandung, Jawa Barat. Ken Fitria, lahir di Semarang 25 tahun yang lalu dan bekerja sebagai kandidat peneliti pada Pusat Penelitian Kependudukan LIPI. […]
Sajak Yang Begitu Dekat
sajak yang begitu dekatsejak kali terakhir kita bercerita tentang rumah kayuaku masih menyimpan sebait sajak yang kau ciptarumah kayu dengan pekarangan rindangdaun-daun hijau berserak di bangku bambuanak-anak dan rindu mendalamjuga celoteh-celoteh lucu aku masih menyimpan sebait sajak yang kau ciptatentang rumah kayu, cinta dan akusajak yang begitu dekathingga saat kedua mata indahmutertutup rapat05042006
Sajak Bisu
sajak bisu di kedua matamukubaca bait-bait sajak bisu di kedua matamutentang waktu yang bungkam dan penuh ragu – dulu pernah kubiarkan darah mengucur deras demi tanah air dan bangsaku aku berjuang dan berteriak lantang untuk negeriku aku ingin berdiri diatas bumi merdeka o’ sungguh sebuah perjuangan indah masa itu kini, cuma sedih dan airmata entah […]
Di Jalan Mimpi Kita Kembali
Ken Fitria di jalan mimpi kita kembaliini adalah mimpi panjang yang berulangtentang janji dua hatitentang angan-angantentang ragu juga rinduini adalah mimpi panjang yang berulangsaat senja jatuhsaat bintang menjauhsaat malam kian rapuhini adalah mimpi panjang yang berulangdalam heningdalam doa23042006
Tentang Penulis Edisi 119
Titi Supardi. pegiat HAM asal Yogyakarta yang tinggal di Dili, Timor Timur. Konstantin Paustovsky, penulis modern Rusia dan cerpen pertamanya diterbitkan Tahun 1912. Menjadi terkenal karena beberapa novel dan kumpulan cerpen (Awan-Awan Berkedipan, Kara Bugaz, Laut Hitam, Novel Utara, Buku Pengembaraan) dengan hero orang yang benci kehidupan rutin dan suka pengembaraan romantik. Cerpen Mawar Emas […]
Terimakasih
aku pasrah pada matahariyang telah renggut indah mimpi-mimpidiam-diam kudekap bayang sendirisambil kukecup lekat kelopak melati duh Gusti,terimakasih aku belum mati28022005