Tin Yang Progresif Meninggalkan Tum dan Ton – Liston P Siregar
Jika Bapak kami menemukan panggilan Tum, Tin, Ton maka Mamak yang membeli tiga boneka kecil perempuan dengan wajah serius, tertawa, dan menangis. Boneka yang mencerminkan Tumpal yang serius, MarTin yang riang, dan LisTon yang cengeng. Begitulah kami bertiga laki-laki dikenal di kalangan keluarga besar Siregar-Gultom di Medan akhir 1960-an namun hingga menjadi bapak-bapak, rasanya, masih […]