Tentang Penulis Edisi 49
Sanie B. Kuncoro, dulu sering menulis di mjalah remaja dan perempan, pernah bekerja di Bali dan sekarang kembali ke Solo. Pulung Ciptoaji, wartawan dan kerap menulis cerpen. Selma Hayek, pegiat OXFAM di Dili yang sedang belajar di Inggris. Syam Asinar Radjam, anak Palembang ini menulis novel Smaradina Muda Mangin di Bogor.
Bendera
Pulung Ciptoaji Sudah berapa lama, aku sudah lupa. Pada kekangan tali bendera untuk berkibar di angkasa. Entah, mungkin hitungan ketukan telah berubah tempo, sehingga tali tarikan semakin kencang, dipercepat. Ataukah bendera telah terlalu ringan karena terlalu sering tertiup angin. Beban masa telah berkurang sehingga semakin tipis melayang di udara. Bahkan mungkin saja tangkai bingkaian sudah […]
Bendera
Pulung CiptoajiSudah berapa lama, aku sudah lupa. Pada kekangan tali bendera untuk berkibar di angkasa. Entah, mungkin hitungan ketukan telah berubah tempo, sehingga tali tarikan semakin kencang, dipercepat. Ataukah bendera telah terlalu ringan karena terlalu sering tertiup angin. Beban masa telah berkurang sehingga semakin tipis melayang di udara. Bahkan mungkin saja tangkai bingkaian sudah berbeda […]
Tentang Penulis Edisi 15
A. Dahana, saat ini menjabat Dekan Fakultas Sastra UI, tamat S3 dari East-West Centre, menjadi wartawan dan sempat menjabat Direktur AMINEF sebelum kembali ke dunia wartawan dan akademis. Maria Pakpahan, anak antropologi UGM yang menjadi pegiat perempuan dan mengambil program MA Development Studies ke Institute of Social Studies, Belanda. Mengaktifkan LSM Tjoet Njak Dien dengan perhatian pada […]
Mata Istriku – Pulung Cipto Aji
Ternyata benar apa yang dikatakan yang lain, bahwa kita saling mencintai tanpa perasaan. Telah kehilangan banyak jejak persoalan yang satu-persatu kita sama-sama lupa. Tapi jelas dan gamblang, bahwa aku masih bersamamu dengan penuh kesadaran. Tepatnya seperti dua kaleng Bir Tiger yang tengah kandas ditenggak, dan berbaur dengan Chivas Regal yang masih separoh, plus tiga bungkus […]
Tentang Penulis Edisi 4
Pratiwi tamat dari Fakultas Psikologi UGM langsung hijrah ke Jakarta menjadi pegiat perempuan dan kebebasan pers. Kini menjadi pekerja kemanusiaan di Dilli, Timor Lorosae.. Pakde Gogo nama aslinya Frans Prayoga tapi juga sering disebut Gogo Prayoga. Lahir dan besar di Yogyakarta dan kemudian menjadi wartawan Indonesian Observer, The Jakarta Post, juga di sebuah harian berbahasa […]
How Low Can You Go – Pulung Ciptoaji
Reaksi kimia, mengalir dalam darahku bagaikan gelombang. Puncak titik api menyiramkan peluh bersenyawa lautan. Rajam mesin-mesin suara melintas memekakkan. Aku jadi lilin menggeliat, meliuk pada bara apinya. Tubuh penuh peluh meleleh berdecak seirama gelombang. Reaksi kimia menyeretku lepas, aku ingin bercinta. Masih dengan irama, dia disampingku tersenyum tergerai. Dia peluk aku dengan ikatan dingin menggigil […]