Maya – Reni Asih Widiyastuti

Tak pernah kulihat perempuan memakan sebatang cokelat dengan rakusnya seperti sekarang. Bahkan bunyi kecapnya terdengar keras sekali. Membuatku risi dan ingin segera meninggalkan kafe ini. Tapi urung kulakukan lantaran perempuan itu mulai mengelap bibirnya dengan saputangan. Lalu dia beranjak, menuju panggung mini yang memang sepertinya sudah disediakan oleh pemilik kafe. Perempuan itu mulai bernyanyi. Suaranya […]