sajak Indonesia Satu
Yudistio Ismanto Indonesia Satu Wahai AnakkuHari ini akan kuajari engkau menulisA B C DSupaya nanti engkau tak akan menangisSaat membaca A P B D Indonesia DuaWahai AnakkuHari Ini akan kuajari engkau berhitungSatu dua tiga empatAgar kelak engkau bisa menghitungAngka yang tepat untuk rakyat Indonesia TigaWahai AnakkuBesok aku kanmengajarimu cara membagi hatiKarena engkau harus meruntuhkan sebuah […]
Penulis edisi 208
Yudistio Ismanto, lahir di Lahat 30 tahun lalu, kini bergiat di Komunitas Sastra Lembah Serelo Lahat Suhendri Cahya Purnama, tinggal di Bandung. Rama Yunalis Oktavia, karyawan penikmat sastra, tinggal di Bekasi. __________________________________
Untuk Munir
Apakah engkau anggap aku batuMentang-mentang mulutku membisu Apakah engkau kira aku pasirKarena air mataku telah habis mengalir Aku bukan batu yang bisa masuk ke kantungmuAku bukan pasir dan tak bisa engkau lantik menjadi kasirAku bukan batu yang bisa engkau lempar ke musuhAku juga bukan pasir utuk menutup tabir Bagaimana kalau aku batuMungkin engkau akan menjadikan […]
penulis edisi 197
Liston P. Siregar, editor ceritanet.com Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri. karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia ini kesempurnaan itu relatif. Yudistio Aminanto, anak komunitas sastra Lembah Serelo, Lahat, Sumatera Selatan dan merintis percetakan sendiri. ___________________
Pak Kari Pemimpin Kampung Kami
Yudistio Ismanto lebih baik aku bicara dengan sapikarena aku tahu sapi tak kan bisa bohongatau aku menolong bergotong royongdengan tahi sapi aku menyuburkan kebundan dengan daging sapi aku melamar istridari pada aku bicara dengan pak kariyang hampir 2 tahun memimpin kampung kamikampung pagarjari bagaimana kami bisa bicara dengannyakalau melihat kami seperti hantudan pergi sembunyipadahal kami […]