Detik Yang Memudarkan Cinta

Kepergiannya bersama perempuan lain ke Mekkah untuk ibadah umroh menjawab semua teka-teki, ketidakpastian, dan kebisuannya selama hampir tiga tahun. Bukanlah suatu kebanggaan untuk menceritakan percintaan yang berantakan, tapi kegalauan besar, setelah tidak pernah terlintas sama sekali kalau sebuah kisah cinta yang sudah terbina selama tujuh tahun ternyata bisa kandas begitu saja. Dan kandas hanya dalam […]

MORE
Penulis edisi 260

Jajang Kawentar, mengajar di SMA Pusri Palembang dan sebagai pegiat seni ikut mengelola Sanggar Air Seni Palembang. Ani Mulyani, dari Sukabumi pindah ke Jakarta dan sambil bekerja dia belajar hingga menyelesaikan kuliah di S1 di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo. Selain menulis, juga rutin ke pusat kebugaran, bersepeda dan lari. Arifah Nugraheni, kelahiran […]

MORE
Penulis Edisi 224

Idrus F Shahab wartawan, pemetik gitar flamenco, dan penyair yang tinggal di Jakarta. Ani Mulyani karyawan di Jakarta dan menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Moestopo. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) […]

MORE
Oh RPM, I feel good

Ani Mulyani Setelah sekian lama bergelut dengan olahraga sepeda dalam ruang (indoor cycling) -istilah kerennya RPM- dan mulai menderita ketergantungan atasnya, tiba-tiba muncul pertanyaan kenapa sepeda ‘buntung’ satu warna tanpa asesoris warna warni itu bisa menjadi bagian dari hari-hari saya. Penciptanya -ketika saya cari di internet- adalah seorang penggemar sepeda fanatik, Jonathan Goldberg yang belakangan […]

MORE
Penulis Edisi 202

Gendhotwukir, lahir di Magelang, 7 Januari 1978. Sajak, cerpen, esai dan tulisan-tulisannya tersiar di sejumlah media di Indonesia dan di luar negeri seperti Hongkong, Belanda dan Jerman. Salah satu tim pendiri Rumah Baca Komunitas Merapi (RBKM) dengan alamat blog http://rumahbacakommerapi.multiply.com ini pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin Jerman dan kini bekerja sebagai jurnalis. […]

MORE
Penulis Edisi 201

Suhendri Cahya Purnama, tinggal di Bandung. Ani Mulyani, karyawan dan juga mahasiswa di sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

MORE
31 tahun bersama Ibu

Ani Mulyani Apa yang membuat seorang wanita tidak menikah lagi selama 31 tahun dan mengabdikan seluruh hidupnya untuk kerja berat mengurus anaknya? Aku bisa langsung menjawabnya: ketulusan hati dan pengabdian. Dia adalah ibuku, makanya aku tahu jawabannya langsung biarpun terdengar seperti kotbah. Aku hidup bersama dia selama 31 tahun kesendirian itu. Selama 31 tahun –coba […]

MORE
Penulis Edisi 188

Ani Mulyani, karyawan swasta di Jakarta dan mahsiswa Universitas Dr. Moestopo Wien Pengembara, peraih anugerah Adiwarta Sempoerna 2008, sehari-hari bekerja sebagai Pemred Tabloid GayoLand. Dewi Penyair, bukan dari keluarga penyair dan bukan mau menjadi seorang penyair tapi tulisannya -pengkauanny- adalah perasaaan jiwa yang mengimbangi kesetaraan pikiran. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden […]

MORE
Lebaran…di dalam bis

Ani Mulyani “Bukkk,…”kepalaku terkena kipasan ransel seorang pria yang berdiri di depanku dan tidak ada kata maaf yang terucap dari bibirnya. Aku menggerutu dalam hati; ‘inilah resiko di dalam bis antar kota yang sesak penumpang.’ Kuhabiskan malam lebaran kali ini di dalam sebuah bis antar kota, karena aku masih harus bekerja sampai hari terakhir. Ketika […]

MORE
Penulis Edisi 181

Gendhotwukir, lahir di Magelang, 7 Januari 1978, bergiat di Komunitas Merapi. Sajak dan tulisannya tersiar di sejumlah media Indonesia dan di luar negeri; Hongkong, Belanda, dan Jerman. Pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman. Pendiri Rumah Baca Komuntas Merapi untuk masyarakat petani di Lereng Gunung Merapi.   Ani Mulyani, karyawan swasta di Jakarta […]

MORE