Labirin Ibukota

Gendhotwukir SatuMemahami kata-katamu serasa memasuki labirin ibukota. Jalan-jalan telah menjadi jaring laba-laba dan orang-orang sibuk mengunci diri di dalam telepon genggam. Diam membatu seperti kekerasan dan petuah yang ingin kau tanamkan pada setiap generasi sebagai kebohongan anak-anak yang diternakkan dalam ruang udara yang disirkulasi. Setiap tanda tanya tak lebih hanya sebuah koloni titik yang menjelma […]

MORE
Penulis Edisi 202

Gendhotwukir, lahir di Magelang, 7 Januari 1978. Sajak, cerpen, esai dan tulisan-tulisannya tersiar di sejumlah media di Indonesia dan di luar negeri seperti Hongkong, Belanda dan Jerman. Salah satu tim pendiri Rumah Baca Komunitas Merapi (RBKM) dengan alamat blog http://rumahbacakommerapi.multiply.com ini pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin Jerman dan kini bekerja sebagai jurnalis. […]

MORE
Penulis Edisi 190

______ Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri. karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia ini kesempurnaan itu relatif. Gendhotwukir, penyair dan jurnalis dari Rumah Baca Komunitas Merapi (RBKM), pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman. Imron […]

MORE
Menguak Logika Terorisme

Gendhotwukir Kita tentu sepakat Islam adalah agama yang toleran dan membawa damai. Tapi kita sering terhenyak dengan rentetan teror bom bunuh diri di tanah air atas nama pelaku-pelaku yang beragama Islam. Para teroris masih berkeliaran dan terus memperluas jaringan. Islam sebagai agama yang toleran dan membawa damai telah dinodai dan dijadikan kendaraan ideologi oleh sekelompok […]

MORE
Di Depan Sebuah Tungku

sepertinya kita tidak majudan terus duduk terpakutapi kita terus digerus menjadi abuseiring bara yang terus memburusaat kita merancang hari barudi depan sebuah tungkuKomunitas Merapi, 2008

MORE
Penulis Edisi 181

Gendhotwukir, lahir di Magelang, 7 Januari 1978, bergiat di Komunitas Merapi. Sajak dan tulisannya tersiar di sejumlah media Indonesia dan di luar negeri; Hongkong, Belanda, dan Jerman. Pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman. Pendiri Rumah Baca Komuntas Merapi untuk masyarakat petani di Lereng Gunung Merapi.   Ani Mulyani, karyawan swasta di Jakarta […]

MORE
Menanti Hari Minggu

Seandainya sajaHari ini hari mingguAku akan menjemputmuDan membawamu ke kampungkuKarena kita telah berjanji bertemuTapi hari ini hari sabtuHanya sayuSaat dirimuMati terbujur kakuDi atas ranjang ibuKomunitas Merapi, 2008

MORE
Perpisahan

Gendhotwukirrumahbacakommerapi.multiply.com Perpisahan iniMengaburkan setiap mimpiYang telah dibangun bersamaSaat tangantangan bercengkramaPada malammalam bertabur janjiKomunitas Merapi, 2008

MORE
Ruwatan Rambut Gembel

Gendhotwukirhttp://rumahbacakommerapi.multiply.com Rambut gembel di Wonosobo, Jawa Tengah, bisa dilihat sebagai sebuah fenomena unik. Beberapa sumber lisan menyebutkan rambut gembel hanya terjadi pada anak-anak Wonosobo dan sekitarnya. Sedang kajian peneliti tak banyak karena minimnya literatur yang membahas tema ini. Tradisi lisan yang masih menggenggam erat. Masyarakat Wonosobo percaya bahwa rambut gembel bukan karena faktor keturunan karena […]

MORE
Penulis Edisi 179

Bambang Saswanda, mahasiswa Fakultas Sastra USU, Medan. Gendhotwukir, penyair dan jurnalis dari Komunitas Merapi, mendirikan Rumah Baca Komunitas Merapi dengan alamat blog: http://rumahbacakommerapi.multiply.com Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

MORE