Kopi Pagi – Winarni Dwi Lestari

burung kecil itu berkabartentang tempatyang akan kau tuju hari ini.kuambil setakar sisa malam sedikit pekatlalu kuseduh bersama kabut.ah.. terlalu dini menyimpulkanseberapa cepathatiku harus teraduk,jua seberapa tepatdirimu akan terlarut. sudah sampaikah kaudi tapal batas egoku?karena satu pagi sajatak kan pernah cukupbagi secangkir hatikumenahan manisnya rindu.***Karawang, 13 Januari Sajak lubang kunci kepada anak kunci lindungi aku dari setiap […]

MORE