Yani

Lenah Susianty Dia tiba suatu malam di musim panas. Pukul 20.00. Aku sedang membereskan rak buku. Suamiku muncul, “Ada tamu untukmu.”“Tamu? Siapa?” Aku tidak menunggu siapa pun, tidak ada juga yang berjanji akan datang. Aku tidak suka kejutan semacam ini. Takut kalau tamu yang datang tanpa diduga membawa kabar buruk.“Perempuan bawa koper,” wajah suamiku kelihatan […]

MORE
Imagine-nya Lenon di Abad 21

Lenah SusiantyDesember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di dalam […]

MORE
Imagine-nya Lenon di Abad 21

Lenah Susianty Desember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di […]

MORE
Sound of Music Ala London

Lenah SusiantySuatu Jumat malam. Sekelompok biarawati berkumpul di depan bioskop Prince Charles di daerah tempat pertunjukan terkenal London, West End. Para biarawati tertawa terbahak-bahak, ngobrol berteriak-teriak dan bahkan banyak yang minum bir langsung dari botol. Beberapa dari mereka juga tidak ragu-ragu menggaruk-garuk kaki, mengangkat rok tinggi-tinggi. Puncaknya, ada yang berkumis. Tapi ini sekaligus titik balik, […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 27

Maria Pakpahan, anak antropologi UGM yang menjadi pegiat perempuan dan mengambil program MA Development Studies ke Institute of Social Studies, Belanda. Mengaktifkan LSM Tjoet Njak Dien dengan perhatian pada pembantu rumah tangga. Sekarang sedang mengambil Msc by Research on Englightenment di University of Edinburgh, Skotlandia. Lenah Susianty, setelah tamat dari Unviersitas Krisnten Indonesia sempat bekerja […]

MORE
Sound of Music Ala London

Lenah Susianty Suatu Jumat malam. Sekelompok biarawati berkumpul di depan bioskop Prince Charles di daerah tempat pertunjukan terkenal London, West End. Para biarawati tertawa terbahak-bahak, ngobrol berteriak-teriak dan bahkan banyak yang minum bir langsung dari botol. Beberapa dari mereka juga tidak ragu-ragu menggaruk-garuk kaki, mengangkat rok tinggi-tinggi. Puncaknya, ada yang berkumis. Tapi ini sekaligus titik […]

MORE
Kemping Milenium

Lenah Susianty Terakhir kali kemping –camping kerennya, berkemah jujurnya– di Indonesia, saya masih pakai seragam putih abu-abu SMA. Di Pelabuhan Ratu. Hanya ada dua tenda darurat, satu tenda kecil untuk lima perempuan dan satunya lagi untuk kaum adam yang berhimpit-himptan seperti di kaleng sardin. Bekal waktu itu hanya satu ransel kecil berisi pakaian dan sikat […]

MORE
Kemping Milenium

Lenah SusiantyTerakhir kali kemping –camping kerennya, berkemah jujurnya– di Indonesia, saya masih pakai seragam putih abu-abu SMA. Di Pelabuhan Ratu. Hanya ada dua tenda darurat, satu tenda kecil untuk lima perempuan dan satunya lagi untuk kaum adam yang berhimpit-himptan seperti di kaleng sardin. Bekal waktu itu hanya satu ransel kecil berisi pakaian dan sikat gigi, […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 18

Caecilia Kusumowinahyu, tamatan FISIP UI, pernah bergabung dengan Radio ABC Australia kantor Jakarta, dan kini wartawan Media Indonesia di London. I Wibowo, Kepala Pusat Studi Cina Jakarta dan menulis buku Negara dan Masyarakat. Tamat S3 dari SOAS London, menjadi reseacrh fellow di National University of Singapore. Nyoman Dani, orang Jawa Timur dan mengaku pernah hidup susah waktu sekolah tehnik di […]

MORE