Bahrum Rangkuti (1946) Djakarta Dalam Puisi Indonesia
Naik beca pulang ke Mampang, Larut malam
Dunia malam, sepi dan kelam
Di pohon bimbang dan gelap diam
Segala lena dan kaku
Abang becak litak lesu
Tiada gaya dan napsu
Bulan pun tak kelihatan
Satu bintang pudar segan
Hendak hilang ke balik awan
Aku pun begitu sekarang
Jiwa kosong dan malang
Bulan bintangku hilang
***