Suhendri Cahya Purnama, pelaku seni yang tinggal di Bandung.
The Economist, majalah mingguan terbitan London, Inggris.
Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah kumpulan sajak, kumpulan cerita pendek, kumpulan esei, telaah mengenai kesusastraan Indonesia dan Sunda. Sampai sekarang telah menerbitkan lebih dari 35 judul buku, baik dalam bahasa Indonesia maupun Sunda.
Wing Kardjo, (lahir 1937) telah menulis sajak sejak tahun limapuluhan dengan nama Kardjo Wangsaatmadja, tetapi kemudian menulis lebih intensif lagi sepulangnya dari Paris pada tahun 1967. Kecuali menulis sajak, ia ada juga menulis cerita pendek dan yang terpenting bahasan-bahasannya mengenai karya-karya sartra dan karya-karya seni (drama dan film terutama) Indonesia lainnya. Iapun telah membuat potret beberapa seniman Indonesia dalam bentuk interviu yang tangkas dan tepat, di samping menterjemahjkan karangan-karangan dari Bahasa Prancis. Ia sekarang mengajar bahasa Prancis di Fakultas Sastra Universitas Pajajaran dan sasra di Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta. __________________________________