Seandainya saja
Kita pernah membayangkan
Betapa lendir dan riuh
Dendam yang bersemayam di bibir
Seonggok dosa yang terus bercokol
Bergelayutan
Berjubah oranye selagi berkening abu
Terus berputar putar
Dan kita akan meleburnya segera
Bersama puri batin sunyi
Pada hari hari pertobatan ini
Magelang, 2008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *