tak ada garis senyum sejak bangkit dari tidur mata seakan menolak membelalak dan enggan mengintip langit sejak semalam hati coba diredam dengan diam dan mulut dibungkam tak ingin mengucap sepatah kata ke daerah mana harus berlari dan membuang sisa-sisa serapah yang keras menampar muka? langit yang mendung tak jua meneteskan airmata Balikpapan, 14 April 2008