: kawansyam

Aku menunggu kakak di ujung senja. Senja yang kubuat sendiri. Kujinggai saja langit biru pagi!. Supaya cepat berlalu hari. Hari ini, esok, lusa… segeralah berlari!

Aku menunggu kakak di ujung senja. Kata kawanku: Hati-hati! Nanti masuk angin. Jangan khawatir, sudah kukenakan jaket dan topi. Juga ada secangkir kopi.

Aku menunggu kakak di ujung senja. Menunggu bersama sekantung gula-gula yang engkau suka. Hei! jangan lupa gosok gigimu nanti, ya?!

Aku menunggu kakak di ujung senja. Melipat kapal kertas seperti yang kubaca dalam cerita. Di dalamnya juga kutuliskan surat, lalu kuterbanglayangkan ke Sumatera.

Wush!

Disini tadi sempat badai…

Akankah sampai?

4 April 2004

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *