dan mentari pun sembunyi di balik jubahnya
saat kau berjalan menuju singgasana
ribuan peri kecil ikuti langkahmu
dengan tangan menari, mencumbu sang waktu
o, perempuan berwajah senja
hadirlah slalu dalam mimpi-mimpi dewa cinta
beri kami secawan anggur asmara
mabukkan jiwa kami dalam pesonamu yang menjerat
hingga malam kembali menjemput
mengubur habis semua asa yang sempat melekat
Bandung, 4 Februari 2003

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *