Gendhotwukir
Wadak lungsuh susuh menyudut di sela-sela jeruji
Pesona bibir terkatub mantup menggigil
Tanah berpijak bosan dan enggan membau buah kuldi
Pintu angan tak terbuka untukmu yang dekil
Wajah angkuh kukuh
Membumbung tinggi beralaskan wadak-wadak kumal
Raga kian gaduh riuh
Menatap keindahan dunia yang hanya dikenal
Mati enggan, hidup beralaskan permadani terindah
Melanglang bersama garang yang lupa daratan
Mati enggan, hidup lupa akan kaedah
Lupa menyapa wadak yang rentan
Di muka Kathedral hanya ada angan yang kosong
Keindahanmu tak menjanjikan berkat
Di muka kathedral hanya ada jasat yang gosong
Berharap hikmat yang tak pernah tercatat
030303