Chairil Anwar
Laron pada mati
Terbakar di sumbu lampu
Aku juga menemu
Ajal di cerlang caya matamu
Heran! ini badan yang selama berjaga
Habis hangus di api matamu
‘Ku kayak tidak tahu saja
II
Aku kira
Beginilah nanti jadinya
Kaiu kawin, beranak dan berbahagia
Sedang aku mengembara serupa Ahasveros
Dikutuk sumpahi Eros
Aku merangkaki dinding buta
Tak satu juga pintu terbuka
Jadi baik kita pahami
Unggunan api ini
Karena kau tidak ‘kan apa-apa
Aku terpanggang tinggal rangka
***
25 November 1945