Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com

Sitor Situmorang, (lahir 1924, meninggal 2014) penyair yang pada tahun limapuluhan dianggap membawa suasana segar ke dalam perkembangan puisi Indonesia, yaitu ketika sepulangnya dari Eropa ia mengumumkan sajak-sajak dan esai yang bersifat eksistensialis. Kumpulan sajaknya Surat Kertas Hijau(1954), Dalam Sajak (1955) dan Wajah Tak Bernama (1956) dan cerita pendeknya yang dikumpulkan dalam Pertempuran dan Salju di Paris (1956) dan Pangeran (1963) menunjukkan dirinya sebagai seorang romantikus yang berpandangan eksistensialistis. Tapi kemudian ia terlibat dalam kegiatan-kegiatan politik dan menganggap dirinya sebagai juru tafsir manifesto politik Sukarno seperti terbukti dengan brosurnya Sastra Revolusioner (1965). Ia pernah duduk menjadi anggota DPR-GR sebagai wakil seniman dan karena aktifitas-aktifitasnya setelah Gestapu, dia ditahan dan dimasukkan ke dalam tahanan.

Ras Siregar, Lahir di Rantauprapat tanggal 10 Juni 1936 dan salah seorang penandatanganan Manifes Kebudayaan. Sering menulis komentar tentang permainan bridge. Bukunya yang sudah terbit Harmoni (1964) dan Bintang-bintang (1973) merupakan kumpulan cerita pendek, sebuah roman berjudul Terimakasih (1969), beberapa naskah drama antara lain Penghuni Rumah Atas dan Si Singamangaraja.

Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press.

________________________

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *