Kru Indonesia untuk film Jagal, dalam film The Act of Killing atau Jagal, nama semua kru Indonesia tidak disebutkan dan hanya tertulis anonim

Aminatul Faizah lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif.

Mansur Samin, (lahir 1930) aktif dalam dunia kesenian dan kesusasteraan sejak dia di Solo, antara lain dengan membimbing berbagai kegiatan deklamasi, pentas dan lain-lain. Sajak-sajaknya muolai banyak menarik perhatian ketika sepulangnya dari kampungnya di Tapanuli pada akhir tahun limapuluhan ia menuliskan kembali banyak balada yang berhubungan dengan kisah-kisah daerahnya. Pada tahun 1966 ia pindah ke Jakarta dan menggabungkan diri dengan para mahasiswa yang berdemonstrasi dan menerbitkan Perlawanan (distensil). Ia banyak menulis karangan-karangan berupa pandangan ataupun laporan dalam berbagai suratkabar dan majalah. Ia pun turut main dalam film.

Wahid Situmeang (lahir 1936) telah banyak menulis dan mengumumkan sajak-sajaknya dalam berbagai majalah yang terbit di Jakarta ketika pada tahun 11966 ia seperti juga Taufiq Ismail dan Manusr Samin mengumumkan kumpulan sajak protes yang distenstil. Sajak-sajaknya seperti juga sajak-sajak protes lainnya penuh dengan semangat untuk meruntuhkan kebatilan dan menegakkan keadilan dan kebenaran. Sajak-sajaknya merupakan suatu gambaran sesaat tentang ibukota Jakarta ketika dilanda demonstrasi meruntuhkan Sukarno karno pada awal 1966.

________________________

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *