Kisah dua pemimpin: Boris dan Jokowi
Liston P Siregar Walau habis-habisan diejek ‘badut’, Boris Johnson ternyata menang dalam pemilihan walikota London dua kali berturut-turut.: 2008 dan 2012. Rambutnya pirang acak-acakan, tubuhnya gembul, ngomong ceplas-ceplos, dan dalam pemilihan pertama mengalahkan walikota saat itu, Ken Livingstone, yang serius dan menerapkan tarif bagi mobil yang ingin masuk ke kawasan pusat kota London. Boris sekali […]
Penulis edisi 233
Vincent Mahieu adalah nama samaran Jan Boon yang lahir pada tahun 1911. Ia adalah penulis cerita yang disebutnya dongeng dalam kumpulannya berjudul Tjoek dan Tjies. Di samping Vincent Mahieu, ada nama samaran yang lain, yaitu Tjalie Robinson. Nama ini populer ketika dia menjadi redaktur Majalah Orientatie, yang pernah terbit di Jakarta tahun lima puluhan, di dalam majalah tersebut dia […]
Penulis edisi 230
Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Sapardi Djoko Damono (lahir 1941) mulai muncul dengan sajak-sajaknya pada awal tahun 1960-an. Sebagian muncul di antaranya kemudian terbit dengan judul DukaMu Abadi (1969) tetapi lebih banyak lagi sajaknya yang masih bertebaran dalam berbagai majalah dan penerbitan. Ia mengajar di Fakultas Sastra Universitas Diponegoro di Semarang. Ia tidak pernah tinggal […]
Catatan Joshua Oppenheimer: The Act of Killing
Liston P Siregar Kamis 14 Maret 2013 amat melelahkan buatku. Setelah kerja dan renang rutin, lanjut ke pemutaran perdana film dokumenter tentang Indonesia yang kontroversial, The Act of Killing, di Universitas of Westminster. Film yang ternyata amat kuat memukul syaraf teror. Menyaksikan The Act of Killing sepanjang 157 menit –yang beredar untuk umum hanya 115 […]
Masyarakat Madani 3-0 Pemerintah dan Polisi
Liston P Siregar Cukup memalukan, rasanya, jika sejumlah aparat polisi -dengan surat resmi- yang ingin menangkap seorang aparat polisi menghadapi tentangan oleh orang banyak. Dan bukan sekedar lewat komentar atau sindiran tapi langsung secara nyata di lapangan: menghalangi upaya penangkapan. Mengulang yang yang amat banyak diberitakan media massa dan amat luas disebar media sosial, Jumat […]
Penulis edisi 225
Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah kumpulan […]
Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 2
Liston P Siregar*ditulis untuk Alun Keterjerumusan ke dalam musik jazz itu sebenarnya berlangsung rada simultan dengan pengenalan saya terhadap yang disebut sebagai classic rock atau progressive rock. Jelas classic rock datangnya setelah jazz namun kemudian berjalan bersama. Dan saya masih ingat yang membuka pintunya justru musik rock –tanpa classic atau progressive- yaitu Stairway to Heaven-nya […]
Penulis edisi 222
Liston P Siregar editor ceritanet.com Dodong Djiwapradja (lahir 1928) salah seorang penyair yang telah mengumumkan sajak-sajaknya sejak tahun 1940-an dan para kritisipun mengakui kekuatan sajak-sajaknya, terutama yang ditulisnya pada tahun 1960-an, namun sampai sekarang belum berhasil menerbitkan buku kumpulan sajaknya. Ia pernah bekerja sebagai redaktur majalah Angkasa, kadang-kadang menulis cerita pendek dan esei juga, pernah […]
Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 1
Liston P Siregar*ditulis untuk Alun Terus terang ada sedikit rasa malu untuk mengakui pemusik yang mengantarkan keterikatan dengan musik. Waktu persisnya sudah rada lupa, tapi kemungkinan besar di tahun-tahun pertama SMP. Soalnya di SD rasanya belum cukup canggih untuk punya hobby mendengar musik sedang di SMP -jelas waktu masih pakai celana pendek- sudah ada juga […]
Penulis edisi 221
Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Presiden Hayat penikmat seni dan sayur asam wah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis sejak tahun 1995. Bukunya berjudul Revolusi Hati untuk Negeri akan segera terbit. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya […]