sajak Doger
Ajip Rosidi (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia aku telah menari pada malam pertamakarena muka merah di lidah api pelitakarena hati terkungkung nafsu melingkungharapan si gadis remaja alit jangkung malam membuka batas senja dan hatikuiapun terbuka, semangka masak merah kesumbagadaikan malam pada kendang, lidah api, dalam tariankecuali harapan, kutolak ke sisi pagi***
Penulis edisi 225
Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah kumpulan […]
Penulis Edisi 224
Idrus F Shahab wartawan, pemetik gitar flamenco, dan penyair yang tinggal di Jakarta. Ani Mulyani karyawan di Jakarta dan menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Moestopo. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) […]
Potret Diri
Ajip Rosidi (1956) Djakarta Dalam Puisi Indonesia begitu ia melirik arah kota Jakartacintanya menyanyi sepanjang malamdikandungnya dosa pada matadendamkan hari berbuahkan warnamerah menyala di sudut kanan :geram harimau meraung di wajahnyaadalah geram kegemasan begitua ia memandang arah kota Jakartamalamnya melenguh kehilangan senjadikandungnya dendam, dikandungnya dalamwajah yang segera merebahmendekap mangsa yang kalah: seperti tajam pedangadalah duri-duri […]
Surat Cinta Endaj Rasidin
Ajip Rosidi (1956) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Kita telah pergi bersama senja yang tenggelamMasuk kerajaan besar yang juga lagi tenggelamMasuk gerbang yang tersundul kepala bersinar remangKita telah jalan dengan tangan di saku celana Negara di mana rumah berjendela sepenuh arahNegara di mana rumah menampung cahya keempat penjuruNegara mereka yang kucintaDengan bisik mesra dari suara sudah […]
Penulis edisi 221
Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Presiden Hayat penikmat seni dan sayur asam wah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis sejak tahun 1995. Bukunya berjudul Revolusi Hati untuk Negeri akan segera terbit. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya […]
sajak Lagu Jakarta
Ajip Rosidi (1954) Djakarta Dalam Puisi Indonesia tiada nyanyi seduka jakartamenempel pada bibir keringmenggigil oleh malariamenyumpahi hari pengap-pesing semua telah hilang aslidibedaki lumpur ciliwungsemua telah hilang artidiwarnai langit lembayung Tinggal pergulatan dalam kerjakarena darah harus mengalirdan kehendak beribu rupadalam hidup kota berjuta***
Penulis edisi 219
Presiden Hayat penikmat seni dan sayur asam. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah […]
Kepada Jakarta
Ajip Rosidi (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Kukutuk kau dalam debu keringat kotaKarena di balik keharuan paling dalamMengintip malaria Kucintai kau kala senjaMentari mengubur sinar menyirat bukit-bukit atapMentari di kening-kening rumah, membelai perut sungaiLalu lintas bergegas, kelip lampu becaSemua makin pudar, semua jadi samarLahir kembali dalam kecerlangan malamMengambang mobil-mobil hitam di aspal hitam Kucinta kau […]
Penulis Edisi 218
M. Hussyn Umar (lahir di Medan, 21 Janurai 1931) kecuali menulis sajak, banyak menulis cerpen dan drama radio. Salah satu anggota redaksi Majalah Forum tahun 1957. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja […]