Suluk Transisi
Gatot. Arifianto di jamjam niscaya hujan tanpa hutan, kami telah kehilangan kami. sebagaimana ghaib sekian demonstran 98, sujud cahaya pada surga pertama selain kitab sebuah abad, eksodus kasus dari laci negri yang tak juga lurus, tak juga becus, menghapus keluh bocahbocah lampu merah dari hama tikus atau lumpur timur. sebelum alum dan khianat fir’aun sporadis […]
Melosa Sunyi
Dari sebuah tempat bernama sunyikau muncul mengabarkan keharuman sejatiAku terjerat vanili nafasmumengembarakan doa putih di ketinggian zenit malamWajahmu pelangi berpendaran diterpa bulan tembagamemecah ranting kealpaan batu jiwakuKau, bunga yang membunuh sebuah rasa dalam hidupku: lonely!***Nusantara 2000
Blues Guevara
: Ayi Antoko RatriGatot Arifianto Lintang lintang di malam PapuaMeneteskan liur binarung jakun lift-eskalatoratau lengan bermain barbel natkala vibrasi kafahmutektonik mengabarkan garis pedang kalifah lewat keberangkatan keretasungguh adalah niscayaSelain ghaib khilaf pun tolol cemetiderap dan derap biadabku dari kemarau ke hujan Gedunggedung gendut rencanajahil tengil sehingga munafik maha tengik yang menyempurnakan bacinurine selusin lorongAsyiknya ramerame […]
Ilusivaganza
: Cahya Wulandari Seperti petani menikahi bumi dengan hati penuhhujan begitu ampuhTak bisa kutafsirkan dingin di beranda selain guano bagi melankoliyang dibajak waktu, janji dan janjiSebab tak hanya puisi atau Mata Indah Bola Ping Pong Iwan Fals yang amblasResital serangga yang semula vaksin kecut solitudemrucrut bagai clurut clurut pengecutUntung masih ada, CahyaSerangan udara pada parafin di […]
Tentang Penulis Edisi 120
Tumpas H.S.S. staff peneliti pertanian di Tanjung Morawa, Sumatera Utara yang sedang sekolah di Yogyakarta. Gatot Arifianto, Freelance Editor PT Karya SET Film. Eks pasien RSJ’ ASDRAFI Yogyakarta, dan tahun 1989 bergabung dengan Sanggar Seni Kencono Katon Wingko. Sembilan tahun kemudian memprakarsai Sanggar Seni Cikal Kinanthi. Tahun 2005 menyutradarai film independent; Kembang Gula Rembulan.