Ciliwung yang Manis

W.S. Rendra (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Ciliwung mengalirdan menyindir gedung-gedung kota Jakartakerna tiada bagai kota yang papa ituia tahu siapa bundanya CIliwung bagai lidah terjulurCiliwung yang manis tunjukkan lenggoknya Dan Jakarta kecapaiandalam bisingnya yang tawardalamnya berkeliaran wajah-wajah yang laparhati yang berteriak karena sunyinyamaka segala sajakadalah terlahir karena nestapakalaupun bukanadalah dari yang sia-siaataupun ria yang […]

Penulis edisi 215

Suhendri Cahya Purnama tinggal di Bandung. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah […]

Sajak Bulan Kota Jakarta

W.S. Rendra (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Bulan telah pingsandi atas kota Jakartatapi tak seorang menatapnya! o, getirnya kulit limauo, betapa lunglainya Bulan telah pingsanMama, bulan telah pingsanMensukuk tikaman beracundari lampu-lampu kota Djakartadan gedung-gedung tua tak bedarahberpaling dari bundanya Bulannya! Bulannya!Jamur bundar kedinginanbocah pucat tanpa mainanpesta tanpa bunga o, kurindu nafas gaibo, kurindu sihir mata […]