Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Cerita Vasssya sangat berlainan. Ayahnya gugur dalam perang dan ibunya mengirimnya ke Petersburg untuk magang pada pamannya. Paman ini punya toko sendiri di Pasar Apraksin. Suatu hari pada musim panas yang lalu ia dipanggil pemerintah Soviet untuk menjawab beberapa pertanaya. Ia salah pilih mngenai […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Di kereta empatbelas ada beberapa tawanan kerja-paksa. Bersama mereka adalah Voronyuk, si pengawal. Tiga orang terpencil dari yang lain-lain, yaitu Prokhor Pritulyev, bekas kasir pada toko anggur pemerintah di Petersburg, yang dijuluki ‘tukang uang,’ Basyya Brykin, seorang anak muda berumur enam belas tahun yang […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Tiap kali kereta berhenti, Tonya duduk tegak dengan hati-hati agar kepalanya tak terantuk plafon, lalu menengok ke bawah lewat rekah di pintu untuk melihat apakah ada gunanya keluar. Hal ini tergantung dari besarnya stasiun, dari berapa lamanya kira-kira berhenti dan sebagai akibatnya kemungkinan jual […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Ia dapat melihat tepi jalan kereta api lebih tinggi di bukit stasiun serta lingkungan kota Razvilye. Tiga kelompok tangga kayu tak bercat menjurus dari peron ke gedung stasiun. Di ujung rel ada tempat pembuangan mesin tua. Lokomotof tanpa tender, dengan cerobong asap yang bentuknya […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Orang sudah tiga hari dalam perjalanan, tapi belum bergerak dari Moskow. Hawa masih saja dingin. Di luar jendela rel, padang, hutan dan atap rumah dusun, semua ditimbuni salju tebal. Keluarga Zhivago beruntung benar dengan mendapat untuk mereka sendiri satu pojok dalam deretan bangku tidur […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Dijumpainya Tonya serta ayahnya sudah antri dalam satu deretan tak berujung. Nyusha dan Sasha jalan-jalan di luar, sekali tempo menengok ke dalam untuk melihat apakah sudah waktunya datang pada yang dewasa itu; mereka mengeluarkan bau parafin yang kuat yang diusapkan tebal-tebal ke kuduk, pergelangan […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Mereka tinggalkan rumah waktu fajar. Para penghuni lainnya mestinya masih tidur, tapi seorang dari mereka, Zerovotina, sangat gemar mengatur peristiwa sosial, maka dibangunkannya seisi rumah: “Perhatian! Perhatian! Kawan-kawan; Lekas! Pamitlah dengan bekas kaum Gromeko. Orang membanjiri serambi belakang (pintu depan sekarang terus dipalang) dan […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Suatu hari sebelum mereka berangkat, timbul badai salju. Kepulan salju abu-abu terbang ke langit, balik ke bumi bagai angin puyuh putih dan meniup jauh di jalanan gelap serta menyelubunginya seperti dengan kafan. Semua bagasi sudah dikemas. Rumah beserta barang-barang yang masih ada di dalamnya, […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Pada waktu itu Alexander Alexandrovich beberapa kali dipanggil selaku penasehat pada Dewan Tinggi Ekonomi dan Yury dipanggil untuk mengobati seorang anggota pemerintah yang sakitnya berbahaya. Kedua-duanya dibayar dengan yang ketika itu paling tinggi nilainya, yakni girik-girik untuk toko pertama barang-barang konsumsi yang baru diadakan […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Maka pergilah Yury ke stasiun Yaroslavsky untuk menyelidiki. Antrian penumpang tak berujung bergerak lewat bangsal-bangsal turut titian antara sandaran kayu. Menggeletak di lantai batu, di bawah mereka ada orang-orang yang berbaju tentara kelabu yang batuk-batuk, meludah, berguling-guling dan bicara dengan suara yang tak terduga […]