Urat Bona Pasogit

sebatang beringin, tempat leluhurdi bayangnya bermusyawarah hal hidupdan hal bakasebuah mata air dari batu karangsumber pelepas dahaga 7 keturunankali 7 keturunan, aku pun lahirsebuah rumah asal disebut parsantianperlambang jagat tiga tingkatbumi atas bumi tengah bumi bawahdari halamannya sejemput tanah keramatkutiup nafasbakal alas jasad bakaku tegakdi atas segala bumi leluhurOmpu Raja Bunbunanpengawal adat lembaga di Tanah […]

Danau Toba

Aku rindu pada bahagia anak,Yang menunggu bapaknya datang,Dari gunung membawa puput,Sepotong bambu tumbuh di paya-paya. Pada perahu tiba-tiba muncul sore,Dari balik tanjung di teluk danau,Membawa Ibu dari pekan,Dengan oleh-oleh kue beras                           bergula merah. Aku rindu pada malam berbulan,Kata si tuan dan si anak mandi                            sinar purnama,Berkaca di permukaan danau biru –Sebelum air mengelucak di musim kemarau. Aku […]

Penulis Edisi 292

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Sitor Situmorang, (1923-2014), dilahirkan di Harianboho, Samosir, 2 Oktober 1923. Setelah lulus MULO di Tarutung, melanjutkan studinya ke AMS di Jakarta tetapi tidak tamat. Awal revolusi bekerja sebagai wartawan di Medan, tahun 1948 berangkat ke Yogya dan ketika Aksi Militer II ditawan di Wirogunan, Yogya, oleh Belanda. Pada tahun 1950 ke Negeri […]

Jalan Batu Ke Danau

mengenang Sitor Situmorang (meninggal dunia 21 Desember 2014) Lewat Tarutung dan Siantarada dua jalan barumenuju danau aku tahu Lewat Tarutung dan Siantarada dua jalan batumenuju kau aku tahu Dari Tarutung dan Siantarada dua jalan rantauke pangkuanmu aku lalu Dari Tarutung dan Siantarada dua jalan rinduteringkat kau aku tak tahu***

Penulis Edisi 245

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Sitor Situmorang, (lahir 1924, meninggal 2014) penyair yang pada tahun limapuluhan dianggap membawa suasana segar ke dalam perkembangan puisi Indonesia, yaitu ketika sepulangnya dari Eropa ia mengumumkan sajak-sajak dan esai yang bersifat eksistensialis. Kumpulan sajaknya Surat Kertas Hijau(1954), Dalam Sajak (1955) dan Wajah Tak Bernama (1956) dan cerita pendeknya yang dikumpulkan dalam Pertempuran dan Salju di Paris (1956) dan Pangeran (1963) […]

sajak Jakarta

Sitor Situmorang (1953) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Diriku rawaPanas membatu di puth dindingSemua punya arti, manusia dan malaria***

Penulis edisi 219

Presiden Hayat penikmat seni dan sayur asam. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah […]