Teheran Dalam Stoples
MuharamMuharam tiba. Aku terbangun mendengar sayup-sayup suara ayah dari halaman depan. Kulihat ayah sedang mengibarkan bendera hitam. Aku berlari turun. Sambil mendongak ke atas untuk memastikan bendera tetap pada pucuknya, ayah mengikat tali di bawah. Setelah itu ayah mundur beberapa langkah dan melihat ke pucuk tiang bendera. Tiga kali ayah mengulang ikatannya barulah dia merasa […]
Penulis Edisi 250
Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke Jakarta, tempat ia […]
Teheran Dalam Stoples
13. ScnitzleKali ini ibu yang memasak. Ia akan memasak ikan kukus, fesenjum, scnitzle. Fesenjum adalah daging yang dicampur pasta delima yang manis dan untuk sebagian orang rasa itu cukup aneh. Tapi ibuku tahu banyak hal yang enak. Ia membuatnya dari kacang walnut dan juga hazelnut yang digiling. Lalu dimasukan ke dalam panci untuk dicampur dengan […]
Teheran Dalam Stoples
12. KingkongAku berada di tengah tanah lapang yang berdebu, duduk di atas ayunan membunuh jam istirahat. Khafsah sedang bermain kelereng dengan teman-teman lain dan aku sedang ingin bermalasan di atas ayunan. Siang tengah hari itu cukup terik walau hembusan angin cukup mendinginkan cuaca, dan aku merasa agak ngantuk, apalagi terayun-ayun dan tak banyak suara bising […]
Penulis Edisi 249
Liston P. Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]
Teheran Dalam Stoples
Sewaktu awal sekolah aku duduk di baris kedua di sebelah kiri ke empat dari depan. Mullah membacakan perintah-perintah agama setiap pagi dan kami pun belajar mengunyahnya. Itulah inti pendidikan di tempatku. Belajar mengingat, mengucapkan, dan berusaha menjalankannya.Semakin lama belajar di sekolah, aku mulai merasakan kegelisahan akibat tekanan dalam bentuk kaidah-kaidah dan keseragaman. Dalam penjalajahanku di […]
Penulis Edisi 248
Liston P. Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]
Teheran Dalam Stoples
Aminatul Faizah 11. PermenSekolah buatku bukan untuk belajar berhitung, membaca, atau menggambar. Mungkin begitu juga dengan teman-temanku yang lain. Bermain bersama sebelum lonceng sekolah atau saat istirahat maupun bersama-sama dalam satu ruangan. Sekolah membuatku menjadi bersama dengan teman-temanku selama berjam-jam. Sekolah semacam melemparkanku dari lingkaran keseharian yang rutin. Aku selalau menikmati waktu-waktu kebersamaan dengan Ibu, […]
Teheran Dalam Setoples
Aminatul Faizah 10. Sebuah MimpiAku berlari ke pangkuan mullah begitu ia tiba di rumah. Aku memegang janggutnya dan ia mengelus ubun-ubunku. Mullah dan aku sudah seperti kakek dan cucu. Aku akan cerewet berceita tentang apa saja dan mullah Fairus akan mendengarkan dengan sabar sambil mengangguk-angguk. Waktu itu kunjungan ke rumah Khafsah masih berbekas kuat dan […]
Penulis Edisi 246
Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Jajang Kawentar, mengajar di SMA Pusri Palembang dan ikut mengelola Sanggar Air Seni Palembang, Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh […]