Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Rencana Tonya telah diterima dan keluarganya menghuni tiga kamar di loteng paling atas selama musim dingin. Hari Minggu dingin dan banyak angin, muram akibat mendung salju yang besar-besar. Yury sedang libur. Api dinyalakan waktu pagi dan tungku mulai berasap. Nyusha kerepotan dengan balok-balok […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Memanglah macam-macam peristiwa yang dialami Yury di persimpangan jalan dekat Jalan Perak. Suatu malam dingin yang gelap dekat sebelum pertempuran Bulan Oktober, ia menemukan seorang laki-laki yang menggeletak pingsan di jalan. Ia melintang persis di trotoar, tangan dan kakinya menjulur, kepalanya bersandaran tiang […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. “Jendela sudah dibetulkan dengan dempul?”“Belum.” Yury terus menulis“Sudah waktunya, bukan?”Yury tekun dalam kerjanya dan tidak menjawab.“Sayang, Tarasyuk tak ada,” sambung ahli kimia itu. “Ia patut dinilai dengan emas, betul. Melap sepatu atau reparasi arloji –semuanya itu dia bisa. DAn dia carikan apa saja […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. “Jendela sudah dibetulkan dengan dempul?”“Belum.” Yury terus menulis“Sudah waktunya, bukan?”Yury tekun dalam kerjanya dan tidak menjawab.“Sayang, Tarasyuk tak ada,” sambung ahli kimia itu. “Ia patut dinilai dengan emas, betul. Melap sepatu atau reparasi arloji –semuanya itu dia bisa. DAn dia carikan apa saja […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Agustus sudah lewat dan kini September hampir lampau. Musim dingin menjelangdam di dunia insani udara berat oleh sesuatu yang tak dapat dielakkan, seperti ajal alam yang mendatang. Itulah buah bibir orang. Makanan serta kayu balok harus diperoleh. Tapi dalam jaman kemenangan materialesme itu […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. “Tuan-tuan dan nyonya-nyonya… saya ingin…Misha! Gogochka! Tolong, Tonya, mereka tak mau dengar! Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, boleh saya ucapkan sepatak kata? Kita segera akan mengalami hal yang luar biasa, yang tak masuk akal. Sebelum kita dikejarnya, saya ingin kamu dengarkan., Bila tiba saatnya, hendaknya […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Demikian pertemuan mereka yang mula-mula: tapi sejak itu mereka berjumpa bersama orang-orang lain, padahal dalam hadirat orang lain sikap Paman Kolya berlainan sama sekali. Ia sadar ia seorang tamu di Moksow, dan ia suka sekali menjadi tamu, sekalipun belum terang apakah yang dianggapnya […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Dalam sedikit hari kemudian sadarlah ia betapa ia terpencil. Tak ada yang salah, pikirnya. Ia hanya menerima yang sepantasnya. Anehnya, kawan-kawannya telah menjadi kabur tak berwarna. Tak seorang dari mereka masih punya pandangan dan dunianya sendiri. Mereka lebih hidup dalam kenangannya. Ia tentu […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Hal yang baru dan terpenting baginya di Moskow ialah anak lelakinya yang kecil. Yury mendapat panggilan segera sesudah anak ini lahir, jadi ia hampir tak mengenalnya. Suatu hari tatkala Tonya masih di rumah sakit, Yury mengunjunginya; ia sudah berpakaian seragam dan sedikit hari […]

Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. ”Syukur ia pergi! Nah, kau boleh dengarkan dia kalau mau, tapi percayalah ia cuma main sandiwara. Kita bicara dengannya dan kita anggap dia orang dusun tolol, nampaknya dungu amat, tapi sementara itu diam-diam diasahnya goloknya –hanya saja siongok kurang ajar ini belum menentukan […]