Tentang Penulis Edisi 48

Arie MP Tamba, penulis yang tinggal di Bekasi. Liston P. Siregar, wartawan yang belajar menulis non-berita. Syam Asinar Radjam, anak Palembang ini menulis novel Smaradina Muda Mangin di Bogor.

Smaradina Muda Mangin

Syam Asinar Radjam Nikoton dan Gelembung Balon PermenTibalah kampus –tempat kegiatan dilangsungkan, sekitar pukul sembilan malam. Aku memarkir motor yang panas. Dibawah pohon sonokeling. Kuperhatikan Mangin disambut kebimbangan, apa yang harus dikerjakan. Bukan masalah bagiku, langsung kusambut tawaran panitia. Segelas kopi hangat di cangkir bekas air mineral. Sudah aku tarik tungkai lengan Mangin untuk ikut […]

Smaradina Muda Mangin

Syam Asinar RadjamTibalah kampus –tempat kegiatan dilangsungkan, sekitar pukul sembilan malam. Aku memarkir motor yang panas. Dibawah pohon sonokeling. Kuperhatikan Mangin disambut kebimbangan, apa yang harus dikerjakan. Bukan masalah bagiku, langsung kusambut tawaran panitia. Segelas kopi hangat di cangkir bekas air mineral. Sudah aku tarik tungkai lengan Mangin untuk ikut bergabung dalam lingkaran, di hadapan […]

Smaradina Muda Mangin

Syam Asinar Radjam Nikoton dan Gelembung Balon PermenTibalah kampus –tempat kegiatan dilangsungkan, sekitar pukul sembilan malam. Aku memarkir motor yang panas. Dibawah pohon sonokeling. Kuperhatikan Mangin disambut kebimbangan, apa yang harus dikerjakan. Bukan masalah bagiku, langsung kusambut tawaran panitia. Segelas kopi hangat di cangkir bekas air mineral. Sudah aku tarik tungkai lengan Mangin untuk ikut […]

Smaradina Muda Mangin – Syam Asinar Radjam

LebungPerjalanan singkat yang terasa amat panjang. Kiri kanan hanyalah rawa. Embun mulai turun. Rawa. Aku dan Mangin melewati 65 persen daratan yang didominasi rawa. Lebak, lebung, lopak, semua menjadi sumber ikan dan lahan sawah dengan beragam jenis padi. Padi Pegagan yang pernah paling terkenal mungkin tinggal nama, tapi Mangin sempat mengecap manisnya beras Pegagan anyar […]

Tentang Penulis Edisi 46

Sitok Srengenge, penyair tinggal di Jakarta, mengasuh buletin kebudayaan Kalam dan Halte. Syam Asinar Radjam, anak Palembang, menulis novel Smaradina Muda Mangin ini di Bogor. Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja, hidup antara Jogja-London.

Smaradina Muda Mangin 2 – Syam Asinar Radjam

Lalu Beriring AnginBersamaku, Mangin menembus pekat aspal yang mulai berkabut. Mengejar 32 km di depan. Yang aku paham Mangin, mengejar sepasang mata yang satu malam sebelumnya melupakan dia tentang keindahan bintang. Secara eksplisit dia pernah kelepasan omongan tentang ini. Mangin mengendus keindahan, terbawa riung angin yang meriapkan rambut tak akrab sisir nya. Bergantian lampu dekat […]

Tentang Penulis Edisi 45

Syam Asinar Radjam, anak Palembang, menulis novel Smaradina Muda Mangin ini di Bogor. Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja, hidup antara Jogja-London

Smaradina Muda Mangin 1 – Syam Asinar Radjam

PrologMalam berubah menjadi sangat pendiam, ketika aku memulai memutuskan untuk membaca ulang pesan-pesan Mangin. Sebuah amplop tebal. Sayup percik air menuruni batuan jauh di bawah pondokan. Sungainya, —dari penjaga pondok tempatku menginap malam ini —tidaklah sejernih suaranya. Keruh berbau pinggir kota. Bulan sesekali pemalu. Dijaga awan, pucat kafan. Pelepah-pelepah kelapa yang terlihat, menunggu sapa angin. […]