Hujan

Aminatul Faizah Hujan…hujan…hujan membawaku jauh kedalam masa laluku yang terdalam. Hujan juga yang memberikan irama menghayutkan aku untuk jauh kedalam tabirku. Kucoba kembali, aku…aku mengingatnya lagi. Aku ingin menghapus rasa sesalku sedihku dan maluku…sendiri terasing dengan apa yang aku yakini. Ini mungkin, hukuman atas perbuatanku atas dustaku dan juga egoku. Tak mungkin, tak mungkin aku […]

Ketika Hampir Mati, Aku – Eliakim Sitorus

Bagaimana rasanya menjelang ajal? Betulkah ada proses yang sangat rumit meninggalkan kehidupan menuju ke kematian? Bagaimana meyakinkan diri bahwa di balik kematian fisik, memang menanti kehidupan yang lain? Pertanyaan-pertanyaan yang dulu amat sering dulu saya dengar dalam diskusi-diskusi pemahaman alkitab. Juga banyak dibahas dalam buku-buku teologia, kesehatan, juga kejiwaan. Saya sudah lupa semua, yang dulu […]

Penulis Edisi 207

Eliakim Sitorus, pegiat LSM, jemaat HKBP. Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Mohamad Ulil Albab, lahir di Banyuwangi dan pegiat di Lembaga Pers Mahasiswa, Fakultas Sastra Universitas Jember. […]

Pena Darah

Bercak kecil menghunuskan kemaluanSeekor kodok menari di atas pena darahLoncat menemukan ketakutannya Si kapak berkuda bergoyang mengitari tangisanMerinding dengan tingkah laku sendiri Aturan yang dahulu telah mengutukDan si dadu kecil bergulling mencari rezeki Tterkapar hingga membusungkan dadaBanyuwangi, 22,04,2011

Pemberi Takdir

Mendadakaromamemanja indra Merasukporitubuh Entahakupun begitu Serentak paru-paruberhenti Sesak Ribuan belatimenjamahtubuh Teriak Gemalekukpenari telanjang Teluhpunmenyebartelinga hedonis Ketakutankenikmatan hidup Tuhanpemberi takdir Jember,31,03,2011. 1400

Salah Siapa

Mohamad Ulil Albab Di tanah gersangpun kau sempat memanjakan diri dengan sebongkah esTak kau berikan aku minum hHingga sekejap es lenyap di permukaan mulutSalah siapa, tak bersabar hidup dengan kekeringan Hah, ada juga adik kakak sedang  sempat berbagi canda tawaAda pula yang sedang berebut minum susu dari ibunyaSalah siapa tak kau ajarkan aku tentang kesabaran […]