Dokter Zhivago 21 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960, dengan penulisan ejaan baru Gromeko bersaudara mempunyai rumah di pojok Sivtsev Vrazhek* dan jalan kecil lainnnya. Alexander Alexandrovich dan Nikolay Alexandrovich Gromeko kedua-duanya profesor Ilmu Kimia, yang pertama di Akademi Petrov, lainnya di Universitas. Nikolay belum kawin. Alexander punya istri yang nama gadisnya Krueger. Ayahnya seorang raja besi, ia […]
Target Transisi Politik di Timor Lorosae – Aniceto Guterres Lopes
Dari segi proses tentang pemilu, Regulasi UNTAET No. 2001/2 menentukan persyaratan bagi pemilih sama dengan syarat yang ditetapkan pada Konsultasi Rakyat –atau referendum kemerdekaan– dua tahun lalu. Itu berarti setiap orang yang berusia minimal 17 tahun, yang memenuhi syarat tersebut –termasuk mereka yang masih tinggal di luar negeri– berhak mengikuti pemilu di Timor Lorosae pada […]
Tentang Penulis Edisi 21
Aniceto Guterres Lopes, tamatan Fakultas Hukum Universitas Udayana, Bali. Kini menjabat ketua dewan pengurus Yayasan HAK di Dili. Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja. Pernah bermukim di London dan sekarang kembali ke Jogja. Imron Supriyadi, lahir di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah tapi sekolah dan tamat di Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang. Tamat Jurusan Komunikasi Dakwah. Pernah gabung […]
Parodi Surat Pembaca – Imron Supriyadi
Budi, salah seorang wartawan teman dekatku di Palembang, tiba-tiba uring-uringan. Dari wajahnya, sepertinya, kawanku itu benar-benar marah. Sekalipun gaya marah Budi memang tidak seperti marahnya seorang redaktur kepada Kepala Humas, yang lalai memberi amplop seusai jumpa pers. Marahnya Budi biasanya terlihat biasa-biasa saja, sama seperti marah-marah sebelumnya. Semula, aku tidak mau tahu dengan sikap Budi. […]
Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 1 – Bramantyo Prijosusilo
Satu, Pada Awalnya Di Indonesia dahulu, menjelang akhir rejim yang dinamakan Orde Lama oleh musuhnya, musik dunia yang direproduksi lewat piringan hitam dan radio, menembus batin satu golongan pada satu generasi muda. Histeria massa muda itu terjadi sedunia, dan gelombang gairah muda yang merasa memperoleh panutan tersebut, dilawan Presiden Sukarno yang tua, dengan melarang musik […]