ki hujan tak berbunga

Tahun iniki hujan tak berbungaputiknya rontok dikacau musim  limbung seperti jiwakuyang terenggut jauh ke Timurbersama pergimu. Tahun iniki hujan tak berbungatak ada kelopak yang gugur  melayangberbaring lembut di dedaunan. Tapi aku,akan terus menyapa cintamuSemesra musim bunga di hutan kita. Tiga tahun berlalusejak doa di kaki ki hujan.dibelai purnama Pasir Pogor. Hari-hari penuh warna dan harapan.Bahagia […]

MORE
sajak Fragmen

Harijadi S. Hartowardojo (1953) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Ada suara membenam ke dalamtidak mau ‘nggelegakseperti pusaran di laut dalamlahir hanya riak mencumbu lunaskapal yang lewat agak terlambatHanya hujan dan angin sering berputing seperti cerita kelas di ibukotamenyuruk ke gubuk di tengah ladang:Tidak tahan kegaduhan dan kehidupan dan kegagalanbersatu dalam diri anak dara di tengah remangia […]

MORE
Pirus Urat Mas 2

Vincent Mahieu (dari kumpulan cerita pendek Cuk, penterjemah H.B. Jassin) baca Pirus Urat Mas 1 “Pernahkah Anda melihat orang meninggalkan komedi putar yang sedang berputar, tuan Mah Yu?””Ada yang berguling-guling seperti kelereng. Ada yang melayang dengan lompatan-lompatan indah seperti kijang. Ada pula yang tertumbuk seperti penyelam dengan timah di kepala dan timah di kaki. Itu […]

MORE
Sajak Kawanku dan Aku

Chairil Anwar (1943) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Kami sama pejalan larutMenembus kabutHujan mengucur badanBerkakuan kapal-kapal di pelabuhan Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat Siapa berkata-kata…?Kawanku hanya rangka sajaKarena dera mengelucak tenaga Dia bertanya jam berapa? Sudah larut sekaliHilang tenggelam segala maknaDan gerak tak punya arti***

MORE
sajak Hikayat Luka*

Tosca Santoso Malamadalahpersinggahanriwayatpedihkampung-kampungtua. AkusaksikanlerengGede membiru bekudukamereka yang kehilangan tanah. Tahunberlalu. Abad bertukarPenguasasilih berganti. Pasundanyang suburtak  juga wariskan makmur. Esokhariperempuanbercaping bambukembaliterbungkukmemagutpucuk-pucuk tehsebelumsubuh berangkat jauh. Keringatmerekamenjelmaemas entah dimana(2009)

MORE
Mencintamu

Mencintamuadalah liku menyusur kali di pegunungankian lama kian sempit dan sunyi.Tapi  tak pernahkulepas harapan.Mencintamuibarat mengikut gerak bintang di gelap malamkian hari kian jauh dan tak berujung.Tapi itu tak pernah kusesali. Sebab bersamamu adalah waktu terbaikdari umur manusia yang teramat pendek. Cinta kitamengalahkan hidup yang sia sia.(2011

MORE
Penulis edisi 227

Tosca Santoso menjadi jurnalis lebih dari 20 tahun. Kini, ia Direktur Utama KBR68H, kantor berita radio independen terbesar di Indonesia.  Ia memimpin kantor berita itu sejak didirikan Tahun 1999.  Sampai sekarang KBR68H melayani berita dan program-program radio berkualitas untuk 900 radio lebih di Indonesia, serta 9 negara  di Asia and Australia.  Selain mengelola KBR68H, Santoso […]

MORE