Tahun ini
ki hujan tak berbunga
putiknya rontok dikacau musim
limbung seperti jiwaku
yang terenggut jauh ke Timur
bersama pergimu.
Tahun ini
ki hujan tak berbunga
tak ada kelopak
yang gugur melayang
berbaring lembut di dedaunan.
Tapi aku,
akan terus menyapa cintamu
Semesra musim bunga
di hutan kita.
Tiga tahun berlalu
sejak doa di kaki ki hujan.
dibelai purnama Pasir Pogor.
Hari-hari penuh warna dan harapan.
Bahagia datang tak terduga
digenapinya hidup yang sementara
Kini, cukup sudah.
Tak ada lagi yang kuminta.
(2011)
*. Diambil dari novel berjudul Sarongge (Dian Rakyat, September 2012)