Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Orang beranggapan bahwa yang bertanggung-jawab tak langsung atas kerusuhan di stasiun Biryuchi adalah telegrafis di Biryuchi, Kolya Frolenko. Kolya ini anak tukang lonceng di Melyuzeyevo dan sejak kecil sekali telah dikenal di Melyuzeyevo. Mademoiselle kenal akan dia, sebab sebagai anak kecil dia bersama […]
Verde dan Ngatimo
Elisabeth Bebeth Sulistio Namaku Verde,dari bumi Loro Sae,bagian Indonesia yang minta merdeka Namaku Ngatimo,penjual es podeng pinggir Kampus Atmajaya,bagian hidup Indonesia yang minta damai Namaku Verde,kukenal yang lalu lalang,CNRT, Aitarak, Falintil, Besi Merah Putih, juga Fraterbedil, parang dan mesiu laku sejak berpuluh purnama lalupenawar takut, penawar damai Namaku Ngatimo,kukenal yang lalu lalang,mahasiswa, pelajar, pekerja, sampai […]
Berkatalah Tjoet Nyak Dien – Selma W. Hayati
Berkatalah Tjoet Nyak Dien Mestilah kita berteriak Ketika bendera tak lagi berkibar Layu…tertunduk, ragu Bulan sabit enggan munculDigantikan kilatan desing peluru Yang angkuh berbicara, menutup lubang jiwa Kemana langkah hendak dituju?Ketika hijau daun, birunya laut Digantikan merah darah,Kemana harapan hendak ditanam?Ketika pekik ayam jago Digantikan oleh pekik kesakitan Perempuan malang korban perkosaan Kabut cerobong asap minyak Menghitamkan bendera dan bulan sabitku Dimana tawa riang […]
Tentang Penulis Edisi 62
Selma W. Hayati, pernah jadi pegiat pekerja migran di Hong Kong, ikut LSM di Timor Leste dan sekarang sekolah di SOAS, London.Elisabeth Bebeth Sulistio, lahir di Palembang, kuliah di ITB Bandung, dan kerja di sebuah LSM HAM di Kanada. Dodi Mawardi, tamatan FISIP UI Jakarta dan sekarang bekerja di Pas FM Jakarta.
Raden Adigung Adiguna dan Kemerdekaan
Dodi Mawardi Oli di pohon pinang sudah semakin berkurang, dan perlahan-lahan belasan orang, termasuk aku, kian semangat memanjatnya. Riuh rendah tepukan penonton membuat suasana makin meriah, dan memuncak ketika Soleh, sepupuku, berhasil mencapai puncak pohon pinang; resmi mendudukinya. Tetapi masih ada tiga pohon pinang lain, yang belum berhasil dikuasai, jadi tepukan warga terus membahana. “Ayo, […]
Tak usah sebut namanu di sini, Uny Rinduku mampu mengenal aroma tubuhmi
tak usah sebut namamu disini, unyrinduku mampu mengenal aroma tubuhmu pada hening yang berpilin, bulan tak selamanya akrabdengan lautan sebab gelombang sesekali menanggalpasir tak ketepi. namun kau datang dengan beningtelaga yang mampu membasuh saput kabut padajendela rumah juga tafsiri recik gerimis serta udarabasah. ah, senyummu yang magma itu melempar jalajuga dzikir laut mendesir diharum nafasmu. […]