Dokter Zhivago

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Hari keberangkatan Yury adalah sumuk. Taufan semacam yang mengamuk dua hari sebelumnya, sedang menjadi-jadi. Di lingkungan stasiun yang dikotori kulit biji-biji bunga matahari, semua pondok lempung dan gangsa kelihatan pucat dan kecut di bawah ancaman senyap dari langit hitam. Rumput di padang luas […]

Tentang Penulis Edisi 63

A. Hermawan, wartawan harian nasional terbitan Jakarta.T.S. Pinang, penyair tinggan di Yogyakarta. Lily Nababan, tamatan Fakultas Hukum Universitas Parahiyangan Bandung dan Lembaga Pendidikan Pers Dr. Soetomo.

Prasasti Kelahiran

T.S. Pinang mungkin aku terlahir dengan sebongkah batu dalam dada agar rindu selalu terpelihara, pada terik kemarau dan geredap hujan pada atap, lalu keduanya melahirkan butir-butir pasir yang hanyut dalam aliran sungai tanpa muara, sementara kerikilnya menciptakan riam di setiap simpang aortaku mungkin aku adalah anak kandung gunung karena dari rahimnya batu-batu bertapa dan kemudian […]

Prasasti Kelahiran

T.S. Pinang mungkin aku terlahir dengan sebongkah batu dalam dada agar rindu selalu terpelihara, pada terik kemarau dan geredap hujan pada atap, lalu keduanya melahirkan butir-butir pasir yang hanyut dalam aliran sungai tanpa muara, sementara kerikilnya menciptakan riam di setiap simpang aortaku mungkin aku adalah anak kandung gunung karena dari rahimnya batu-batu bertapa dan kemudian […]

Wartawan Malaikat Pelacur

A. Hermawan Keringat belum lagi kering, ketika saya tiba di kantor. Ira, orang sekretariat langsung nyeletuk, “Ada orang ngaku wartawan kita. Dia mau wawancara orang yang nelepon ini,” kata Ira. Gagang telepon masih menempel di telinganya. “Suruh tahan Ra, nanti gue ke sana,” kata saya. Selintas cuma keisengan saja, untuk menangkap orang-orang yang mengaku wartawan […]