Kesiur Musim Gugur
Sitok Srengenge Antonia Logue Bayang-bayang maut bersimpuh di helai daun-daun layu,ditimang angin laut lalu luruh sebagai, “Musim gugur,” katamu Lenguh anggun nan rawan lepas dari bibirmu,seluruh rimbun hutan ranggas di nyeri rindu Dengus bukit dan beting dan batang-batang bataimenghunus sakit atas hening kita yang mencintai Serisau rasa, sekatam kata,seriuh ruh berpiuh antara duka dan dukana […]