Sepotong Sayap di Luka Batu
Dedy T. Riyadi Aku membenci kekerasan, tapi Mamat tidak. Dia sibuk memilih butir-butir batu di pinggiran jalan setapak kebun. Ditimangnya beberapa dari batu-batu itu sebelum dimasukkannya ke dalam saku celana. Dia menatapku seolah sedang mengancam seseorang yang ingin melarangnya. Hei, apa salahku? Apakah salah jika aku sebagai seorang anak lelaki membenci kekerasan? Aku senang makan […]
Tentang Penulis Edisi 143
Dedy T. Riyadi, lahir di Tegal, 33 tahun silam, sekarang menetap dan bekerja di Jakarta. Moyank, tinggal di Balikpapan dan karyanya dimuat dalam beberapa Antologi Puisi Bersama, antara lain The Consuming Flame (International Library of Poetry 2000), Graffiti Gratitude (Angkasa 2001), Cinta Pohon Tamar (Jahabersa 2003). Ria Simanjuntak (Dameria Kartika A.S), seorang karyawan swasta yang […]