Sesudah Eden – Agus Widiey
Puisi, edisi 407 Oktober 2026 Tak ada pintudi belakangku. Hanya kebunyang makin jauhsetiap kutoleh. Sehelai daun ara,masih membawa dingindari pohon yang kutinggalkan. Sejak itu,setiap jalanadalah jarak.***Yogyakarta, 2026 Uhud Bukit itumenyisakantiga puluh busur. Selepas itu,sebaris titahtercerai dari pendengaran. Lembahmenerimaputaran nasib. Panah-panahmasih lekatpada tali. Kemudian tiga puluh busur,menggugurkan tujuh puluh tubuh.***Yogyakarta, 2026 Dalam Satu Musim Apa yang hendak dicari ketika […]