Petisi Burung – Daeng Maliq
Cerpen, edisi 383 Oktober 2024 Di sebuah pulau besar yang dipenuhi pepohonan, segala sesuatu berjalan sesuai aturan alam. Burung- burung melambung tinggi di langit biru, memeluk pepohonan tua yang tegak kokoh, tempat sejarah mereka tertulis dalam angin dan daunnya. Namun, semua berubah ketika seorang raja dari pulau seberang datang membawa pasukan. Hutan-hutan mulai ditebang, sungai-sungai […]
Memorabilia yang Lain – Agus Widiey
Puisi, edisi 383 Oktober 2024 aku akan mengenangmu, alenasebelum senja ini selesaimewarnai pelupuk mata. di antara terumbu karangkesunyian telah kubentanglewat ketam bayang-bayang. di sini, alenakukenang kembali pulau dan nelayanyang asin dan yang mulai asing. karena segalanya mesti berakhir,termasuk matamu dari mata penyair,maka, kusimpan rindu yang amis itupada bait sajakku; dari waktu ke waktu***Yogyakarta, 2024 Di […]