Bapak (1) – Palito
Puisi, edisi 392 Juli 2025 bapak, di kehidupan malam selasa iniada taring waktu mencabik jantung katayang kau jahit ke lubang dadaku,tapi direbut paksa dari piring nasihat,belum sempat kulahap tandas, sudah disergap kawanan laparyang mengendus kelemahanku,sementara matamu tak lebih dari batu nisan,dingin, beku, tak melihat bahwa aku kehilangan separuh tubuhku. bapak, di garis hidup yang kaugoreskan dengan telunjukmu itu,belum […]