Patung Kijang – Faris Al Faisal

Di bundaran ini, tak banyak yang dapat kauperbuatselain mematung.Menyesap getah malam untuk dieja.Lampu merah yang padam, meraba getardan kecemasan di lingkar mawar matamu.Dalam diammu, telah kausaksikan:pelintas binal—nakal, yang tak bosan    menumpuk dosa di kantong baju.Ia bergegas dikejar bayangan, ketakutannyabukan yang lain.Dan di trotoar, kepedihan masih berlanjut sampai pagi.Yang menggambar peta hidup,tak ada kehangatan dan selimut.Selebihnya […]