Kirana di Antara Derita dan Ludah Lintah – Fitri Rusandi

Cerpen, edisi 405 Agustus 2026 Aroma malam selalu bermula dari bau karat yang basah -sisa hujan sore tadi yang terjebak di sela-sela roda besi gerbong tua yang terbengkalai. Di sudut mati perlintasan kereta, saat riuh kota meliuk menjadi sunyi yang mengancam, cahaya neon dari kejauhan hanya mampu mengirimkan sisa kemilau yang ringkih. Cahaya temaram itu […]