Bangkai di Bawah Dipan – S. Sigit Prasojo
Puisi, edisi 395 Oktober 2025 Aku temukan sepotong namaterselip di bawah dipan tua—masih bau,masih menyimpan sepasang matayang dulu sering menatapkuseperti doa yang gugur di tengah malam. Ada surat tak terkirim,tertulis dengan darah haid ibumuyang kutemukan di kantong jaketsaat kita masih percaya waktubisa diajak berdamai. Di kamar ini,kenangan bukan ingatan,tapi bangkai yang memilih membusuk diam-diamkarena tak […]