Trem

MH Rustandi Kartakusuma (1950) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Trem mendudu terus!Mendengking-dengking mengular Aku putus asa,Teman di seberang kali mencemooh Payah aku berlari tadi,Orang mendesak ke arah yang kutinggalkan Pencopet mencari dompetkuDan keringat bersimbah Sia-sia kan segala nafasku itu? Pandir, di kota sejuta iniTrem ini bukan satu-satunya***

Penulis edisi 231

Iwan Simatupang (18 Januari 1928 – 4 Agustus 1970). Lokot Martua Dongan Simatupang lahir di Sibolga dari keluarga Katolik. Iwan, demikian ia menyebut dirinya, wafat di Jakarta sebagai, menurut istilahnya juga, gelandangan intelektual walaupun sedang ikut memimpin koran Warta Harian. Pernah menetap di Eropa Barat, Iwan juga menyerap eksistensialisme dan sebagaimana Sitor Situmorang, hal itu […]

Penulis edisi 230

Liston P Siregar editor www.ceritanet.com Sapardi Djoko Damono (lahir 1941) mulai muncul dengan sajak-sajaknya pada awal tahun 1960-an. Sebagian muncul di antaranya kemudian terbit dengan judul DukaMu Abadi (1969) tetapi lebih banyak lagi sajaknya yang masih bertebaran dalam berbagai majalah dan penerbitan. Ia mengajar di Fakultas Sastra Universitas Diponegoro di Semarang. Ia tidak pernah tinggal […]

Hampa

Sang Agung Murbaningrad (1952) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Aku tak tahu diri terus berlombatersungkur oleh damba merontatersiksa dikoyak terik kota JakartaIbu menderita dalam penjaragubuk nista demi percayatersiksa oleh tak tahunyaharapan hampa kepada si bungsu datang membawapiala jatuhan swargaKekasihku tak tahu mau dicintaTerus menanya apakasih maaf dosaku dan maaf dimintabuat dosa ia tak sengajaseakan maaf bisa mengubur […]