Natal – Wiwit Atra Putra
Puisi, edisi 397 Desember 2025 Pernah kugantung harapanseperti mekar randudi musim dingin. Sedang udara bergetardi ruang lengang,sebelum sumbu sejarahhangus tinggal rangka. Barangkali, rindu dan jarum waktu,akan memutar kembali kenanganyang menyimpan kepedihan. Kemudian malaikat tak bernamaakan menyelimuti kelam malamku,dengan sayap kasih yang tak terdengar. Luka yang membeku di salib kayu itu,berdenting lembutdi hati yang senantiasa menanti suatu penebusan. […]