Penanam Sunyi – Winarni Dwi Lestari
suatu malam lelaki itu menanamku di tempat tidurnyadengan hati-hati agar tak membangunkan jendela,cermin atau kipas angin di sudut kamarnya.aku pun tumbuh menjalar sepanjang ranjangmelelapkan lelaki itu lebih dalam dan tenangmenjaga dari denging nyamuk, dengkur angin,ataupun igauan mimpikarena itu semua hanya membuatnya tak henti berlari dalam tidur. terus tumbuh hingga daun-daunku menyentuh langit-langitdi mana mata lampu […]
Kopi Pagi – Winarni Dwi Lestari
burung kecil itu berkabartentang tempatyang akan kau tuju hari ini.kuambil setakar sisa malam sedikit pekatlalu kuseduh bersama kabut.ah.. terlalu dini menyimpulkanseberapa cepathatiku harus teraduk,jua seberapa tepatdirimu akan terlarut. sudah sampaikah kaudi tapal batas egoku?karena satu pagi sajatak kan pernah cukupbagi secangkir hatikumenahan manisnya rindu.***Karawang, 13 Januari Sajak lubang kunci kepada anak kunci lindungi aku dari setiap […]