Dokter Zhivago

Boris Pasternak
(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960)

Mendekati daerah pertambangan, kian lama kian banyak pemukiman; bagian perjalanan makin pendek, pemberhentian tambah sering. Banyak lagi orang turun naik di stasiun-stasiun kecil. Mereka yang hanya bepergian jarak pendek, tidak cari tempat dan tidur, melainkan duduk dimana-mana, dekat pintu atau di tengah deresi dan berbantahan dengan suara lembut tentang masalah-masalah setempat yang hanya dimengerti oleh mereka sendiri.

Dari sentilan-sentilan yang dilantingkan oleh orang-orang setempat itu dalam tiga hari terakhir, Yury menyimpulkan bahwa di sini kaum Putih sedang mendapat hasil terbaik dalam pertempuran dan sudah atau hampir merebut Yuryatin; dan kalau ia tak salah dengar tentang namanya, atau juga tak ada orang lain senama dengan teman lamanya itu, maka pasukan-pasukan Putih dipimpin oleh Galiullin, yang penghabisan kali dilihatnya di Melyuzeyevo,

Karena tak hendak mengejutkan keluarganya dengan desas-desus yang kabur ini, ia buat sementara tak menyampaikan apa-apa kepada mereka.
***bersambung