Pangeran mulia,

Kita telah menunggangi kuda-kuda sejati, memanah, menikam bersama.

Kita telah setia menjaga lahan-lahan para petani, rumah-rumah rakyat dari
gerilya musuh, juga lembaran-lembaran wasiat dari bola-bola api.

Kita telah memastikan musuh lari terbirit-birit melihat pasukan kita menggempur dalam bara dan tak mudah dibelah.

Selesailah pertempuran kita.

Namun ingatlah di tidur panjangmu, kita bukanlah pahlawan tanpa tanda jasa.

Salamku, tanah tumpah darahmu.
2009

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *